Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Travel » Bupati Artha dan Wabup Kembang Hadiri Festival Loloan Jaman Lame

Bupati Artha dan Wabup Kembang Hadiri Festival Loloan Jaman Lame

(139 Views) September 10, 2019 9:17 am | Published by | No comment


Bupati Artha dan Wabup Kembang Hadiri Festival Loloan Jaman Lame

Jembrana (SpotBaliNews) – 
Festival Loloan Jaman Lame  berlangsung tiga hari dan berakhir Sabtu (7/9/2019). Penutupan dihadiri langsung Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan di Kelurahan  Loloan Timur, Jembrana.

Festival Loloan Jaman Lame dipusatkan  di sepanjang Jalan Gunung Agung. Pada malam penutupan masyarakat tumpah ruah ke lokasi yang menyuguhkan berbagai atraksi serta  pementasan budaya khas Loloan jaman dulu.

Bupati Artha bersama rombongan awalnya datang menggunakan dokar hias  melihat atraksi kolaborasi kesenian jegog dan rebana depan rumah panggung khas Loloan. Kemudian mengunjungi setiap stand yang menyajikan seni, budaya dan tradisi Loloan yang sudah turun temurun dilestarikan dan sejumlah kesenian dan budaya yang sudah mulai punah dibangkitkan lagi. Bupati dan rombongan juga sempat menikmati kuliner khas Loloan.

Pada acara pemungkas, digelar pentas drama sanggar Pilot mengusung tema keharmonisan warga Loloan dan lingkungan sekitarnya yang sudah terjaga sejak ratusan tahun silam. Sebagai penutup, digelar diskusi yang disebut “megesah” dengan pokok pembicaraan mengenai suka duka panitia Festival Loloan, tentang budaya, sejarah dan tema lain tentang pembangunan Jembrana.

Dari berbagai stand Festival Loloan tahun ini, masyarakat bisa melihat seperti apa budaya Loloan tempo dulu. Di antaranya  permainan tradisional, pameran barang antik, pengantin Loloan jaman dulu, burdah, diorama foto-foto jaman dulu, pencak silat, serta stand dapur jaman dahulu lengkap dengan ibu-ibu yang memperagakan cara memasak menggunakan alat-alat tradisional Loloan dulu.

Ketua panitia Hasbil Maani menjelaskan, kegiatan diawali dengan pawai obor di sepanjang Jalan Gunung Agung melibatkan seluruh masyarakat Loloan. “Festival Loloan Jaman Lame yang ketiga ini sudah berlangsung secara meriah dan masyarakat khususnya Loloan tumpah ruah menyaksikan, semoga tahun depan lebih meriah lagi,” ujar Hasbil Maani.

Bupati Artha dalam   “megesah” (dialog kebudayaan), menyampaikan apresiasi dengan dilaksanakan festival ini. “Ke depan Festival Loloan Jaman Lame dijadikan satu rangkian dengan HUT Kota Negara,” tegas Artha.

Ditambahkannya, adat dan tradisi yang ada di Loloan harus terus dilestarikan karena sangat mendukung pemerintah sebagai ajang promosi pariwisata tradisional religius yang ada di Kabupaten Jembrana. “Festival ini  setiap tahun diadakan serta kepada Dinas Pariwisata untuk menganggendakan serta mengundang tamu-tamu hadir pada Ferstival Loloan Jaman Lame,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Wabup Kembang Hartawan, yang ingin tradisi budaya Loloan  terus dipertahankan karena tidak dimiliki daerah lain. “Saya sangat berbangga kepada generasi muda yang mau secara serius dan konsisten menggali potensi tradisi dan budaya yang ada di Loloan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Nengah Alit mengatakan, Festival Budaya Loloan bekerja sama dengan pemuda Loloan Timur, tahun ini sangat bagus. Festival ini harus dipertahankan dan dikembangkan agar lebih baik lagi.

“Acaranya spektakuler. Sebagai evaluasi ke depan agar lebih baik lagi. Memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi. Masyarakat antusias datang meski sudah tua, seakan sebagai pelampiasan kerinduan akan jaman lame,” ungkapnya.(utu)

Categorised in:

No comment for Bupati Artha dan Wabup Kembang Hadiri Festival Loloan Jaman Lame

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *