Stikom
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Lifestyle » Berbagi Kebahagiaan, JNE Terus Perluas Layanan di Bali

Berbagi Kebahagiaan, JNE Terus Perluas Layanan di Bali

(612 Views) Desember 26, 2020 1:58 am | Published by | No comment
JNE kian memperluas pasar dengan penambahan gerai di Kabupaten Karangasem dan Singaraja.

Denpasar (Spotbalinews) –
Platform e-commerce (bisnis digital) kian marak dengan segmentasi usaha yang beragam. Industri kreatif juga makin mendapat tempat di hati konsumen karena tumbuhnya marketplace hingga penyedia layanan jasa logistik.

Pertumbuhan e-commerce sekarang ini yang tergolong yang sangat cepat karena masyarakat sudah menempatkan e-commerce sebagai gaya hidup. Bahkan ada yang menganggap, jika tidak ikut berbelanja online dinilai ketinggalan jaman. Untuk itu, dalam momen berbagi kebahagiaan ini, Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) kian memperluas pasar dengan penambahan gerai di Kabupaten Karangasem dan Singaraja.

Hal itu diungkapkan Kepala JNE Cabang Bali Ni Nyoman Alit Septiniwati, Jumat (25/12/2020). “Total gerai atau mitra JNE saat ini mencapai 128 yang tersebar diseluruh kabupaten dan kota di Bali,” ujarnya. mengingat, melalui manajemen JNE regional jaringan Jawa Timur Bali Nusra (JTBN) ditargetkan membuka gerai di seluruh kecamatan yang ada di pulau seribu pura.

Menurutnya, hal ini demi memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat hingga ke pelosok desa. Terlebih, gerai yang ada saat ini jumlahnya masih tergolong sedikit jika dibandingkan dengan kebutuhan pasar ekspedisi yang semakin meningkat. Selama ini, gerai JNE masih terkonsentrasi di wilayah Denpasar yang cenderung memiliki aktivitas perekonomian lebih padat karena potensi market tetap menjadi pertimbangan, misalnya dilihat seberapa banyak kiriman barang yang datang ke wilayah tersebut.

Kata Alit Septiniawati, transaksi e-comerce dewasa ini sudah tidak bisa dibendung lagi. Untuk di JNE Bali, perkembangan itu sangat dirasakan dalam 4 tahun terakhir. Yang lebih menarik lagi, dalam pantauan JNE Bali, pengguna transaksi online sudah menjangkau hingga usia 50 tahun lebih.

“Dari sisi prosentanse, transaksi e-comerce atau transaksi online meningkat rata-rata 30 persen dengan usia penggunanya hingga mencapai di atas 50 tahun. Kalau usia di bawah 40 tahun sudah tidak bisa dibendung lagi,” jelasnya.

Perhari pihaknya melayani 16 ribu item pengiriman barang. Dan dari total itu, lebih banyak paket pengiriman barang perorangan.
Di JNE Bali misalnya, sudah ada kerja sama dengan salah satu market place asal Hongkong yakni Lazada. E-comerce dari Hongkong ini mengirim barangnya ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai secara langsung dan ini hampir setiap hari dengan jumlah yang sangat besar.

“Sebelumnya mereka kirim via Jakarta. Namun karena lalulintas udara di Jakarta macet, maka mereka pindah ke Bali. Melalui Lazada, mereka membayarnya nanti di Bali, di JNE Bali. Jadi kita terima lalu dilakukan proses clearence, kemudian bayar, lalu didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia. Barang dikirim langsung dari Hongkong, baru dibayar di Bali,” imbuhnya.

Dari JNE Bali tersebut, barang-barang dari Hongkong ini didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia mulai dari Jabodetabek, Jawa Timur, Bali hingga ke seluruh wilayah Indonesia Timur. Kondisi ini menunjukkan bahwa banyak orang Indonesia yang bertransaksi lewat Lazada.

” Salah satu upaya yang dilakukan pihak JNE adalah dengan menyiapkan berbagai aplikasi IT dalam mendukung bisnis e-commerse. Selain aplikasi untuk android, JNE terus membenahi website sehingga lebih mudah dimengerti pelanggan,” katanya.

Mengenai pengiriman untuk saat ini yang menggunakan jasa JNE untuk pengiriman Alat Pelinding Diri (APD), masker dan lainnya, sedangkan dulu pengiriman pakaian dan makanan yang paling tinggi jumlah pengirimannya. (Aya)

Categorised in:

No comment for Berbagi Kebahagiaan, JNE Terus Perluas Layanan di Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *