Stikom
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Lifestyle » BPJS Kesehatan dan Pemkab Badung Sinergi Pelayanan Publik Berbasis IT

BPJS Kesehatan dan Pemkab Badung Sinergi Pelayanan Publik Berbasis IT

(715 Views) Desember 20, 2019 7:15 am | Published by | No comment


Badung (Spotbalinews) –

BPJS Kesehatan dengan Pemkab Badung sepakat untuk melakukan kerja sama di bidang teknologi informasi. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali dan Nusa Tenggara serta Pemkab Badung, Jumat (20/12).

Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) adalah
program pemerintah dengan prinsip gotong royong yang wajib diikuti oleh semua warga Indonesia. Kabupaten Badung telah memiliki jaminan kesehatan bagi seluruh warganya yang diberi nama Krama Badung Sehat (KBS) dan sudah diintegrasikan dengan Program JKN-KIS.

Hal ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung untuk memastikan seluruh warganya mendapatkan jaminan kesehatannya dengan menjadi peserta JKN-KIS.
Untuk mengoptimalkan implementasi Program JKN-KIS dan KBS, BPJS Kesehatan dengan Pemkab Badung sepakat untuk melakukan kerja sama di bidang teknologi informasi. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali dan Nusa Tenggara serta Pemkab Badung, Jumat (20/12).

“Kami sangat serius berupaya untuk mengintegrasikan pemanfaatan teknologi dan data yang ada di BPJS Kesehatan guna peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Badung. Misalnya pemanfaatan
aplikasi Mobile JKN, yang luarannya dapat menjadi bahan monitoring perkembangan kesehatan masyarakat di Kabupaten Badung,” ungkap I Made Puja Yasa, Deputi Direksi Wilayah Bali, NTT dan NTB
BPJS Kesehatan.

Puja Yasa melanjutkan, data masyarakat Kabupaten Badung yang sudah di-input oleh peserta lewat Mobile JKN akan masuk ke big data Program JKN-KIS. Data tersebut seperti data kepesertaan, data
fasilitas kesehatan, hingga data skrining kesehatan. Selanjutnya Kabupaten Badung dapat memanfaatkan data tersebut untuk memastikan akurasi data kependudukan, monitoring kondisi kesehatan masyarakat, ketersediaan kapasitas dan fasilitas kesehatan, monitoring distribusi dan
ketersediaan obat, dll.

Sementara itu Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta menjelaskan, di zaman revolusi industri 4.0 seperti sekarang ini, Kabupaten Badung tidak ingin ketinggalan dengan turut melakukan inovasi di bidang
teknologi informasi. Langkah sinergi antara program JKN-KIS dengan program Krama Badung Sehat (KBS) bisa dimulai dengan berbasis teknologi.
“Kabupaten Badung adalah kabupaten pertama yang mencapai Universal Health Coverage (UHC) secara kuantitas di Provinsi Bali sejak 1 Januari 2017. Diharapkan melalui sinergi ini, kami dapat
memantau seperti apa kondisi kesehatan masyarakat Badung sehingga pelayanan publik yang diberikan makin optimal,” kata Bupati Badung Nyoman Giri Prasta.

Giri mengatakan bahwa perjuangan belum selesai dan Giri juga mengajak seluruhbwarga Kabupaten Badung untuk berjuang bersama demi mewujudkan JKN-KBS yang berkualitas, semakin bermanfaat
bagi masyarakat. (Hms)


Categorised in:

No comment for BPJS Kesehatan dan Pemkab Badung Sinergi Pelayanan Publik Berbasis IT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *