Stikom
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Perbankan » Dorong Peningkatan Penetrasi dan Literasi Asuransi, DAI Gelar Hari Asuransi 2019

Dorong Peningkatan Penetrasi dan Literasi Asuransi, DAI Gelar Hari Asuransi 2019

(275 Views) Oktober 17, 2019 6:10 am | Published by | No comment


Acara Konferensi Pers Hari Asuransi 2019, Kamis (17/10/2019) di BNDCC Nusa Dua

*‘Sejuta Polis untuk Negeri’ Wujud Upaya Nyata Industri dalam Meningkatkan Penetrasi dan Literasi Asuransi di Indonesia

Mangupura (SpotBaliNews) –
Guna mendorong peningkatan penetrasi dan literasi asuransi di seluruh lapisan masyarakat, Dewan Asuransi Indonesia (DAI) bekerja sama dengan se|uruh anggota asosiasi asuransi yang beranggotakan asosiasi asuransi umum (AAUI), asuransi jiwa (AAJI), asuransi jaminan sosial (AAJSl), asuransi syariah (AASI), pialang asuransi dan reasuransi (APPARINDO) serta penilai kerugian asuransi (APKAi), kembali mengadakan event tahunan ‘Hari Asuransi 2019’ yang kini memasuki tahun ke-14.

Menurut Ketua Umum DAI, Dadang Sukresna, pada acara Konferensi Pers Hari Asuransi 2019, Kamis (17/10/2019) di BNDCC Nusa Dua, melalui tema tetap “Mari Berasuransi” serta sub tema ‘Sejuta Polis untuk Negeri’, kegiatan Hari Asuransi tahun ini berfokus untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya berasuransi untuk perlindungan jangka kepada sebanyak mungkin masyarakat.

“Hari Asuransi merupakan kegiatan besar bagi se|uruh pelaku di industri asuransi yang diperingati tiap 18 Oktober,” katanya. Kegiatan ini, lanjutnya, sekaligus menjadi momentum bagi industri untuk lebih gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Indonesia.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan yang sebelumnya dikenal dengan ‘Insurance Day’, mulai tahun ini berubah nama menjadi ‘Hari Asuransi’ agar dapat lebih mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Perayaan Hari Asuransi merupakan bentuk komitmen berkelanjutan DAI bagi masyarakat Indonesia. Melalui tema tahun ini, kami ingin kembali menjabarkan tujuan bersama untuk meningkatkan pemahaman asuransi, khususnya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dalam mendorong ketersedian akses dan Iayanan keuangan yang menyentuh se|uruh lapisan masyarakat di Indonesia,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penetrasi asuransi di Indonesia masih tergolong rendah, baru 3,01%1. Padahal, asuransi seharusnya menjadi andalan sebagai pelindung dari berbagai risiko di masa depan yang dapat mengancam perencanaan keuangan.

Tingkat pendidikan, kesadaran dan pendapatan masyarakat masih menjadi beberapa penyebab utama rendahnya minat masyarakat dalam berasuransi. Selain itu, kondisi wilayah Indonesia yang merupakan negara kepulauan, turut memengaruhi percepatan penetrasi asuransi kepada masyarakat dan merupakan tantangan tersendiri bagi industri asuransi, agar kegiatan penetrasi tidak hanya berfokus di kota-kota besar.

Untuk itu, dalam pelaksanaannya DAI melakukan berbagai kegiatan yang berfokus pada edukasi dan sosialisasi manfaat berasuransi kepada seluruh lapisan masyarakat, baik untuk kalangan internal maupun eksternal industri perasuransian, termasuk pada kegiatan Hari Asuransi ini.

Sementara itu, menurut Ketua Panitia Hari Asuransi 2019, Fachri Adnan, terkait tantangan penetrasi asuransi saat ini, insan asuransi melihat masih banyak celah yang dapat dilakukan, guna mencapai tujuan peningkatan masyarakat untuk sadar berasuransi. “Era teknologi digital dan perubahan lintas generasi dari baby boomers menjadi generasi millennials, merupakan ’opportunity’ luar biasa bagi industri asuransi untuk dapat meraih pasar yang Iebih besar,” jelasnya.

Untuk mensosialisasikan manfaat berasuransi, DAI melaksanakan program literasi asuransi ke 24 kota sejak September 2019. Hingga saat ini, program ini telah menyentuh 17.277 (jumlah peserta) yang terdiri dari para murid SMA dan SMK. Upaya literasi secara massal ini mendapat pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dan tercatat sebagai rekor ‘Literasi Asuransi kepada Siswa/i SMA/K dengan Peserta Terbanyak di Indonesia.’

Selain itu, DAI juga bekerja sama dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam melakukan sosialisasi -asuransi kepada para pelaku UMKM dan masyarakat pra sejahtera.

Fachri menambahkan, kolaborasi dengan PNM ini ditargetkan dapat menjangkau 1.000 peserta di 10 titik, antara lain Cirebon, Purwakarta, Depok, Bandung, Tegal, Pasar Minggu, Jember, Banyuwangi, Cimahi dan Tasikmalaya.

Puncak rangkaian kegiatan Hari Asuransi 2019 akan berlangsung di sisi timur Lapangan Bajra Sandi Renon, Denpasar, pada 20 Oktober 2019 dan akan dikemas dalam bentuk kemeriahan festival. Rangkaian acara akan diawali dengan kegiatan funwalk yang diikuti oleh lebih 2.000 peserta. Festival Hari Asuransi 2019 merupakan upaya DAI untuk menarik massa secara masif dan menciptakan kesadaran akan pentingnya berasuransi. Kegiatan ini rencananya akan dibuka langsung oleh Gubernur Bali serta perwakilan OJK.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan NonBank (IKNB) OJK, Riswinandi, mengatakan, penetrasi dan literasi yang rutin dilaksanakan oleh seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan, dalam hal ini khususnya industri asuransi akan mendorong peningkatan akses keuangan dan literasi di masyarakat. ”Dalam konteks yang Iebih luas, tema yang diambil ini juga searah dengan program pemerintah yang mencanangkan target keuangan inklusif atau presentase jumlah penduduk dewasa yang memiliki akses layanan keuangan pada lembaga keuangan formal sebesar 75% pada akhir tahun 2019, target tersebut tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 tahun 2016,” jelasnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan bahwa tahun depan Indonesia akan memasuki periode dengan komposisi jumlah penduduk produktif yang tinggi, Hal ini akan berimplikasi pada meningkatnya
demand terhadap asuransi karena sebetulnya lapisan golongan masyarakat ini akan membutuhkan berbagai produk keuangan baik untuk proteksi, investasi, dan lain sebagainya. “Potensi tersebut juga ditunjang dengan hegemoni insurance technology (insurtech) yang kian populer, melalui evolusi dalam semua aspek operasional asuransi mulai dari sisi penjualan produk, underwriting hingga pembelian polis yang bisa dilakukan hanya dengan sentuhan jari. lnovasi ini akan memudahkan perusahaan-perusahaan dalam menjangkau untapped market dan tentunya akan memberikan pengalaman baru pada calon tertanggung,” tandas Riswinandi. (aya)

Categorised in:

No comment for Dorong Peningkatan Penetrasi dan Literasi Asuransi, DAI Gelar Hari Asuransi 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *