Stikom
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Lifestyle » Modjorido: Revolt In Paradise

Modjorido: Revolt In Paradise

(252 Views) November 23, 2020 8:01 am | Published by | No comment

MODJORIDO sendiri merupakan penggalan dari nama tiap-tiap personel. MO dari Momo Wawengkang, si pencabik gitar. JO dari Joshua Putra, sang hulubalang beduk Inggris. RI dari Rico Mahesi, opsir departemen vokal. DO dari Doni Sura, bertugas menjaga marwah bas.


Denpasar (Spotbalinews) –

Datang, bertanding, dan mencekam!
Sebagai grup musik pendatang baru barangkali MODJORIDO belum butuh Veni, Vidi, lalu Veci—menang, menaklukkan, jaya wijaya. Kelewat ambisius dan ngoyo. Cukup mencekam, mencengangkan, menggugah atensi khalayak saja dulu. Sebab down and dirty rock ‘n’ roll — adicita bermusik MODJORIDO— adalah tentang bersenang- senang, menyalakan api gairah, menjadi muda dan memberontak.

Seperti energi yang terpancar di tembang perdana dibawah Pohon Tua Creatorium: “Revolt”.

“Revolt bisa dimaknai sebagai evolusi, pertanda kebangkitan, kembali menggairahkan musik rock, juga, selayaknya spirit musik rock yang dekat dengan pemberontakan,” ungkap Rico Mahesi, biduan sekaligus gitar pengiring di Modjorido.

MODJORIDO sendiri merupakan penggalan dari nama tiap-tiap personel. MO dari Momo Wawengkang, si pencabik gitar. JO dari Joshua Putra, sang hulubalang beduk Inggris. RI dari Rico Mahesi, opsir departemen vokal. DO dari Doni Sura, bertugas menjaga marwah bas.
Predikat “anak bawang” disematkan pada MODJORIDO, well, sejatinya kurang tepat. Sebab masing-masing anggotanya tergolong veteran di kancah music bars di Bali Selatan. Kelompoknya mungkin baru. Tapi pengalamannya sudah sangat lama, jika diumpamakan buah, mereka sudah matang. Siap disuguhkan, good to go.
Dengan didukung jam terbang tinggi tersebut, tak heran jika kemudian MODJORIDO pamornya lekas melesat. Bisa dibilang kuartet ini adalah salah satu yang paling populer di belantika musik Kuta-Seminyak-Canggu.

Kala ditanyai komentarnya kini bergabung dengan label rekaman seberwibawa Pohon Tua Creatorium, mereka mericau dengan berbinar, “Dulu itu mengerjakan sesuatu kurang teratur, kalang kabut, tiada deadline. Beda ketika diproduseri PTC, serba profesional, makin menemukan formula, benang merah dan fondasi jelas, mata seperti terbuka, mengerti maunya apa, arahnya kemana.”

“Revolt” dulu lalu album penuh kemudian, menyusul segera.

Tak elak, Modjorido berkarya lantang dengan single yang diluncurkannya pada 21 November 2020 lalu, yang tentunya sudah bisa dinikmati di berbagai kanal digital. Mereka Datang, bertanding, mencekam, dan menang. (Rls)

Categorised in:

No comment for Modjorido: Revolt In Paradise

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *