Stikom
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Travel » Pemprov Bali Uji Coba Bus Listrik di Denpasar dan Luncurkan Layanan Angkutan KSPN

Pemprov Bali Uji Coba Bus Listrik di Denpasar dan Luncurkan Layanan Angkutan KSPN

(324 Views) November 6, 2020 6:41 am | Published by | No comment
Gubernur Bali Wayan Koster meluncurkan layanan angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Provinsi Bali dan bus listrik di Jaya Sabha Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jumat (6/11/2020)

Denpasar (Spotbalinews) –

Gubernur Bali Wayan Koster meluncurkan layanan angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Provinsi Bali dan bus listrik di Jaya Sabha Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jumat (6/11/2020). 

Dalam pelaksanaan tugas sebagai perusahaan berplat merah yang bergerak dalam bidang penyediaan jasa layanan angkutan yang mengutamakan kenyamanan dan keselamatan, Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) terus berupaya memberikan kontribusi dengan pelaksanaan penugasan layanan angkutan KSPN di Provinsi Bali.

Hal ini merupakan bentuk dukungan dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diharapkan pada akhirnya dapat lebih mengangkat kawasan-kawasan pariwisata di Indonesia. Gubernur Koster menyambut baik layanan angkutan KSPN di Provinsi Bali dan bus listrik ini. Diharapkan mengurangi polusi di Pulau Bali dan memudahkan wisatawan berkunjung ke destinasi-destinasi favorit.

Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa mengatakan dengan adanya bus KSPN ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam memulihkan dan meningkatkan kembali pariwisata di Provinsi Bali dan ekonomi di Pulau Dewata kembali menggeliat pasca-Covid-19.

Kata dia, pengadaan layanan ini membuktikan konsistensi Perum PPD dalam rangka pengurangan polusi udara yang disebabkan oleh penggunaan transportasi pribadi serta sebagai pilihan alternatif wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang ke Bali dalam memakai transportasi umum untuk berpergian.

“Perum PPD mulai melakukan uji coba bus KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) per-tanggal 6 November 2020. Rencananya selama masa percobaan, moda transportasi massal ini akan melayani 5 trayek pariwisata,” katanya.

Ia menyebutkan trayek 1 yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai – Central Park Kuta – Ubung – Menguwi – Bedugul – Singaraja. Trayek 2 yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai – Sanur – Ubud – Kintamani – Singaraja. Trayek 3 : Singaraja – Menjangan – Taman Nasional Bali Barat.

Trayek 4 : Bandara I Gusti Ngurah Rai – Goa Lawah – Padangbai – Manggis – Amuk –Amed. Trayek 5 : Bandara I Gusti Ngurah Rai – Sanur – Klungkung – Besakih.

“Tidak seperti bus atau angkutan umum lainnya, bus ini hanya berhenti pada titik-titik tertentu dan tidak menaik-turunkan penumpang selain di tempat yang telah disediakan,” tegas Pande.

PPD bekerja sama dengan Perusda Bali untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset Pemerintahan Provinsi Bali untuk membangun sistem pelayanan transportasi berbasis teknologi informasi di bawah kordinasi Dinas Perhubungan Provinsi Bali. 

“Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong perekonomian Bali dengan memberi pelayanan transportasi massal yang lebih efisien serta akses yang lebih mudah dan murah,” imbuhnya. 

Perum PPD bersama dengan perusahaan bus listrik BYD dan disusul dengan Perusda Bali yang juga menggandeng PT Inka Persero membuat gebrakan dengan melakukan MOU tentang Pengoperasian Bus Listrik di Provinsi Bali yang ditandatangani hari ini Jumat 6 November 2020. 

Penandatangan MOU ini ditandai dengan uji coba pengoperasian bus listrik yang rencananya akan beroperasi sementara waktu di wilayah Kota Denpasar. Bus listrik ini merupakan perwujudan dukungan terhadap Pergub Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih Guna Mencapai salah satu Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Bali untuk mengembangkan tata kehidupan Krama/warga Bali, menata wilayah, dan lingkungan yang hijau, indah dan bersih.

“Bus listrik ini memiliki keunggulan tidak mengeluarkan suara bising ketika beroperasi, dan tidak ada residu berupa asap atau gas buang yang menyebabkan polusi,” tegasnya.

Kerja sama ini menurut Pande merupakan bentuk implementasi Pergub Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai guna mendukung program pemerintah untuk efisiensi energi dan pengurangan polusi di bidang transportasi. (Yes)

Categorised in:

No comment for Pemprov Bali Uji Coba Bus Listrik di Denpasar dan Luncurkan Layanan Angkutan KSPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *