Sapa Pelanggan Besar, PLN Jaga Sinergi Dorong Pertumbuhan Perekonomian Buleleng

Singaraja, Spotbalinews.com-

PT PLN (Persero) mendukung penuh para pelaku usaha mengembangkan bisnisnya demi mendorong pertumbuhan positif perekonomian Buleleng.

Dalam acara Temu Pelanggan bertemakan Sinergi PLN dan Pelanggan Sebagai Upaya untuk Mendorong Kegiatan Ekonomi di Kabupaten Buleleng, Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara, Agus Yudhistira Sujana menyampaikan apresiasinya kepada pelanggan atas kolaborasi yang telah berjalan selama ini.

“Kepada pelanggan yang telah mempercayakan kebutuhan listriknya kepada PLN, kami berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik demi mendukung usaha pelanggan yang turut mendorong peningkatan perekonomian,” kata Agus.

Jumlah pelanggan besar tegangan menengah (TM) di Kabupaten Buleleng mencapai 36 pelanggan yang bergerak di sektor pariwisata, perikanan, dan Pelayanan Publik

Agus menjelaskan khusus di Buleleng, pertumbuhan penjualan tenaga listrik sepanjang tahun 2023 mencapai 4,6 persen dan pertumbuhan pelanggan besar TM mencapai 6,9 persen dibandingkan dengan angka pertumbuhan di bulan yang sama di tahun sebelumnya.

“Pelanggan besar di Buleleng memang belum mendominasi dari segi penjualan tenaga listrik, namun melihat trennya yang terus meningkat, kami yakin bahwa para pelaku usaha mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan perekonomian di Buleleng,” ujarnya.

Hendrawan, perwakilan Krisna Manajemen yang merupakan salah satu pelanggan besar PLN menyampaikan bahwa PLN saat ini semakin baik dalam memberikan pelayanan.

“Layanan sekarang sudah fast respon, komunikasi pun sangat baik khususnya pada layanan after sales yang makin memuaskan,” kata Hendrawan.

Ia berharap sinergi ini bisa terus terjaga demi mendukung pembangunan Kabupaten Buleleng di masa yang akan datang.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali, I Wayan Udayana turut mengapresiasi perkembangan jumlah pelanggan besar tak hanya di Buleleng namun di seluruh daerah di Bali.

Ia menjelaskan bahwa secara keseluruhan pertumbuhan penggunaan listrik di Bali trennya positif, sampai dengan Mei 2023 tumbuh 18,36%.

“Khusus pelanggan besar TM di Bali, pertumbuhannya hingga Mei 2023 mencapai 38,56 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya,” jelas Udayanan.

Ia menambahkan bahwa pelanggan pada tarif bisnis mampu mendominasi pertumbuhan penjualan tenaga listrik hingga 45,98 persen disusul pelanggan rumah tangga 43,46% yang berarti terdapat peningkatan konsumsi listrik di sisi pelaku usaha yang diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian di Bali.

“Pelanggan pada tarif bisnis yang mendominasi pertumbuhan penjualan listrik ini merupakan pelaku usaha di sektor pariwisata seperti perhotelan serta industri makanan dan minuman.

Ia berharap, konsumsi listrik di Bali terus tumbuh secara positif yang berarti indikator pertumbuhan ekonomi turut terdongkrak sehingga masyarakat makin sejahtera dan meningkat taraf hidupnya.(rls)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.