Beri Awareness dan Update Informasi, BEI Bali Gelar Workshop Wartawan Daerah

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Bali, I Gusti Agus Andiyasa, dalam acara workshop wartawan daerah Bali yang diselenggarakan pada Jumat, 31 Juli 2026.

Denpasar, spotbalinews.com-

Demi memberikan awareness, update informasi, serta pembelajaran terkait Pasar Modal Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) semakin gencar melakukan rangkaian sosialisasi ke setiap daerah di Indonesia. Salah satunya pada Jumat (31/07), BEI Wilayah Bali menyelenggarakan Workshop Wartawan Daerah.

Berdasarkan data klasifikasi investor saham di Bali, mayoritas pelaku pasar saat ini didominasi oleh masyarakat yang sudah bekerja, yakni sekitar 54,6%, sementara sisanya disusul oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Bali, I Gusti Agus Andiyasa, dalam acara workshop wartawan daerah Bali yang diselenggarakan pada Jumat, 31 Juli 2026.

Lanjutnya, pertumbuhan positif jumlah investor memberikan sinyal baik bagi regulator pasar modal untuk terus memberikan sosialisasi dan informasi bagi masyarakat sekitar tentang cara berinvestasi di pasar modal secara aman. “Masyarakat lokal di Provinsi Bali juga akan mendapatkan manfaat yang baik dengan melakukan investasi saham yang aman,” ungkapnya.

Dengan berbagai terobosan edukasi yang masif, pasar modal semakin mendekatkan dri ke berbagai lapisan masyarakat—mulai dari kalangan akademisi kampus hingga anak-anak muda di bangku sekolah menengah atas.

Katanya, investasi kini bukan lagi hal yang asing bagi masyarakat Bali. Dengan berbagai terobosan edukasi yang masif, pasar modal semakin mendekatkan diri ke berbagai lapisan masyarakat—mulai dari kalanhgan akademisi kampus hingga anak-anak muda di bangku sekolah menengah atas.

Dalam pemaparannya, ia membagikan bagaimana geliat investasi di Pulau Dewata terus menunjukkan tren positif yang membanggakan.Menurut Agus Andiyasa, keterlibatan kampus dan institusi pendidikan sangat membantu dalam memperluas jangkauan informasi pasar modal hingga ke akar rumput. Di Bali sendiri, BEI telah menggandeng banyak pihak untuk mendirikan galeri investasi.Galeri ini luar bitaasa. Kita punya dua galeri investasi di Bali, di Undiksa sama Untutura. Jadi mereka membantu kita untuk di kampus. Jadi kampus pun bisa memasyarakatkan di sekitar lingkungan kita, nggak hanya mahasiswa di kampus tersebut.

”Nah, mereka yang kita ajak untuk melakukan kegiatan literasi di Bali. Dan dampaknya bisa terlihat ya, semenjak 3 tahun besar. Setelah itunya akan dikampanyekan,” jelasnya. Tidak berhenti di perguruan tinggi, BEI Bali bahkan melangkah lebih jauh dengan menyasar siswa-siswi SMA.Meskipun para pelajar belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), pengenalan dini terhadap pasar modal dianggap penting agar mereka memiliki wawasan finansial yang matang saat dewasa nanti.

“Sama galeri investasi edukasi. Nah, ini buat apa kita bekerja sama dengan SMA untuk anak-anak SMA. Walaupun yang belum punya KTP, setidaknya mereka mengenal dulu nih mengenai pasar modal. Agar apa? Agar ketika dia sudah dewasa, dia sudah tahu banyak pilihannya.Nggak hanya apa? properti aja gitu ya, atau emas saja, tapi ada juga alternatif investasi di pasar modal yang bisa mereka investasikan uang kayak gitu ya. Tentunya itu nggak instan ya kalau di SMA. Menunggu mereka berpenghasilan dulu. Setidaknya mengenal dulu kalau kata bahasa yang benar,” imbuhnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Bali, I Gusti Agus Andiyasa

Untuk mendukung ekosistem ini, Bali kini telah didukung oleh 32 galeri investasi yang bekerja sama dengan berbagai elemen—baik kampus, non-kampus, asosiasi pimpinan pasar, hingga instansi seperti Rumah BUMN Denpasar.Selain itu, terdapat pula 18 perusahaan sekuritas atau anggota bursa yang membuka kantor cabang di Bali untuk melayani masyarakat.Di era digital seperti sekarang, mencari informasi emiten, memantau pergerakan saham, membaca prospektus, hingga melihat laporan keuangan perusahaan semakin dipermudah melalui aplikasi resmi yang dapat diunduh secara gratis.

IDX Mobile yakni aplikasi gratis yang tujuannya memang untuk menyebarluaskan informasi agar semua dengan mudahnya tahu ilmu.YIS, berapa nih sekarang?’ tinggal buka IDX Mobile. Pemegang sahamnya apa? perusahaan ini siapa aja sih? Langsung buka aja, langsung kelihatan. Perusahaan mana ini yang mau IPO? langsung buka aja, langsung kelihatan. Mau baca prospektusnya, kelihatan juga di sini. Mau lihat laporan keuangannya, ada juga. Jadi memang kita tunjukkan pada masyarakat Indonesia agar semuanya tahu ya, mengenai pasar dan pasar modal untuk kita semuanya.”Dengan total 29 kantor perwakilan di seluruh Indonesia serta dukungan ribuan galeri investasi, BEI terus berkomitmen menjadi jembatan bagi masyarakat luas agar semakin cerdas mengelola keuangan dan berinvestasi secara aman di pasar modal,” imbuhnya.

Dengan penyelenggaraan kegiatan Workshop Wartawan Daerah tersebut, para peserta wartawan juga diharapkan dapat memiliki pengetahuan mengenai industri pasar modal secara keseluruhan. Nantinya, media lokal di tersebut dapat menjadi corong komunikasi yang efektif dalam menyebarluaskan informasi mengenai keuntungan berinvestasi di Pasar Modal Indonesia. (Sbn)

Mungkin Anda Menyukai