Fakultas Peternakan Unud Gelar Jumat Kedas dan Menanam Hijauan Pakan di UPT Sapi Bali Sobangan

Denpasar (Spotbalinews) –
Fakultas Peternakan Unud mengikuti kegiatan pengabdian bersama dengan UPT Sapi Bali Sobangan, Mengwi, Badung. Kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Provinsi Bali dengan mengusung tema “Jumat Kedas-kedas dan Menanam Hijauan Pakan”.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung yang diwakili oleh Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung Nyoman Alit Mahyuni, S.Pt., MMA., Wakil Dekan III Fakultas Peternakan Unud Dr. I Nyoman Sumerta Miwasa, S.Pt., M.P., Koprodi Sarjana Peternakan (S1) Fakultas Peternakan Unud Dr. Ir. Ni Wayan Siti, M.Si., Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Hewan Unud Prof. Dr. drh. Nyoman Suartha, M.Si., serta mahasiswa Fakultas Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan Unud, dengan jumlah peserta yang terlibat lebih dari 75 peserta.

“Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap Jumat. Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi jalan keluar dari permasalahan kurangnya ketersediaan pakan hijauan untuk seluruh ternak sapi Bali yang ada di UPT Sapi Bali Sobangan, dengan melibatkan institusi seperti Fakultas Peternakan dan Kedokteran Hewan Unud,”terang I Nyoman Alit Mahyuni.
Sebelum tahun 2014, kegiatan pengabdian untuk melakukan pembersihan dan menanam tanaman hijauan pakan ternak telah rutin dilaksanakan, dan ketersediaan pakan hijauan dapat memenuhi kebutuhan pakan hijauan untuk seluruh populasi ternak sapi Bali di Farm Sobangan.

Adanya peningkatan populasi di UPT Sapi Bali Sobangan dan musim pancaroba yang tidak terkendali menyebabkan beberapa tahun terakhir ini UPT mengalami kekurangan pakan hijauan. Kondisi ini diperburuk dengan pandemi Covid-19 di awal tahun 2020 karena anggaran untuk penyediaan pakan hijauan ternak digunakan untuk menanggulangi dampak pandemi yang terjadi.

“Program ini kami laksanakan untuk mengatasi permasalahan kurangnya anggaran dana tahun ini untuk menyuplai pakan hijauan ternak sebagai dampak dari pandemi Covid-19,” ujar Alit Mahyuni.

Kegiayan dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih, dan penanaman beberapa jenis hijauan pakan seperti rumput Odot, rumput Gajah, rumput Zanzibar, rumput Samisigrass, rumput Pakchong, dan legume Indigofera, dengan total bibit yang ditanam mencapai 5.000 bibit pakan hijauan ternak.
(Aya/unud.ac.id)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: