Prodi Kimia FMIPA Unud Kenalkan Limbah Kulit Pisang Jadi Masker dan Sabun Antibakteri di Desa Wongaya Gede

Tabanan, Spotbalinews.com-
Dalam rangka melaksanakan salah satu kegiatan Tri Dharma Pendidikan Tinggi, tim pengabdian kepada masyarakat Program Studi Kimia FMIPA Universitas Udayana melaksanakan kegiatan pengabdian pada hari Kamis, 11 Agustus 2022, bertempat di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan Bali.

Kegiatan PkM yang diketuai oleh Prof. Dr. Dra. Wiwik Susanah Rita, M.Si ini berjudul “Pelatihan Pembuatan Masker Peel off dan Sabun Mandi Antibakteri dengan Bahan Aktif Kulit Pisang Hijau Lumut (Musa x Paradisiaca L.) di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan Bali”.

Pada kegiatan ini, tim PkM Program Studi Kimia memperkenalkan bagaimana memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi bahan yang berguna seperti masker dan sabun antibakteri. Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Wongaya Gede, Bapak I Nengah Bagiada.

Masker peel off adalah masker gel yang penggunaannya dioleskan pada wajah, lalu dibiarkan mengering sendirinya sebelum dikelupas. Masker tersebut dibuat dari campuran bahan antara lain Na-carboxymethyl cellulose (Na-CMC) dan gelatin sebagai pembentuk gel, propilen glikol sebagai pelembab, vitamin E, madu, dan susu sebagai pelindung kulit, dan bahan aktif antibakteri ekstrak kulit pisang.

Sementara itu, sabun dibuat dengan mereaksikan minyak kelapa atau VCO, minyak sawit, minyak zaitun dan minyak jarak dengan suatu basa (NaOH), selanjutnya ditambahkan bahan-bahan lain seperti gliserin, susu, madu untuk menjaga kelembutan kulit, ekstrak kulit pisang sebagai bahan aktif, serta lexain C sebagai pembentuk dan penstabil busa.

Pelatihan ini diharapkan dapat membantu ibu-ibu PKK Desa Wongaya Gede untuk berwirausaha dalam skala home industry dengan memanfaat bahan yang terbuang. Masker dan sabun yang mengandung ekstrak kulit pisang hijau lumut sangat baik digunakan karena kulit pisang tersebut dapat mencerahkan kulit dan mengurangi kerutan, pelembab, agen antibakteri, dan memudarkan bekas jerawat.

Sehingga dapat meningkatkan kualitas dari produk yang dihasilkan, dan bisa juga digunakan sebagai souvenir bagi turis yang berkunjung agar dapat mendukung pariwisata Desa Wongaya Gede. Ketua Tim Pengabdian, Prof. Wiwik Susanah Rita memaparkan bahwa kegiatan PkM ini merupakan Program Udayana Mengabdi, salah satu skim PkM yang dimiliki oleh Universitas Udayana.

Lebih lanjut, Prof Wiwik menjelaskan bahwa kegiatan ini dibantu oleh 6 orang anggota PkM yang terdiri dari empat orang dosen yakni (1) Dr. Drs. I Wayan Suirta, M.Si. (2) Dr. Dra. I. A. Raka Astiti Asih, MSi., (3) Dra. Emmy Sahara, MSc.(Hons), dan (4) Sri Rahayu Santi, S.Si., M.Si. serta dua orang mahasiswa yakni (1) Bilwatakasa Pusanta dan (2) Luh Gede Diah Yulindra Saputri. Seluruh anggota berasal dari Program Studi Kimia FMIPA Universitas Udayana.(Sbn)
Sumber : www.unud.ac.id

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: