Dihadiri Gubernur Koster, BI Bali Fasilitasi Kerjasama Marriott Group dengan Pebisnis di Bali

Tabanan, Spotbalinews.com
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali memfasilitasi penandatanganan kerja sama Marriott Group dengan Perusahaan Umum Daerah Dharma Santhika, serta UMKM di Provinsi Bali. Penandatangan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Bali dan Bupati Tabanan, di Tanah Lot, Senin (29/8).

“Adanya kerja sama yang dibangun antara Marriott Group dengan Perusahaan Umum Daerah Dharma Santhika, serta UMKM di Provinsi Bali dapat terus membangkitkan semangat kita dalam mengendalikan inflasi serta memulihkan kondisi ekonomi di Indonesia,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali, Trisno Nugroho di saat Penandatangan Nota Kesepahaman antara Marriott Group dengan Pelaku Usaha di Bali (Perusda Dharma Santhika Tabanan, UMKM Fashion & Perhiasan dan Koperasi Garam Klungkung)

Lanjut Trisno, hingga Agustus 2022, Marriott Group di Bali telah melakukan transaksi untuk komoditas beras sebanyak 61.615 kg atau senilai Rp629,99 juta dan telur ayam sebanyak 767 ribu butir atau senilai Rp2.2 10,87 juta.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin tersebut dan bahkan pada hari ini kedua belah pihak sepakat untuk melakukan perpanjangan dan perluasan kerja sama dimaksud,” katanya.

Sebagai Implementasi dari Peraturan Gubernur Bali No. 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali, Bank Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung program pemulihan ekonomi Provinsi Bali melalui program kerja sama (bussiness matching) antara pelaku usaha lokal Bali dengan korporasi tingkat nasional atau multinasional yang beroperasi di Pulau Dewata.

Penandatanganan perluasan kerja sama antara Marriott Group dengan pelaku usaha di Bali meliputi, pertama, dengan Perumda Dharma Santhika Tabanan. Perluasan kerjasama yang disepakati antara kedua belah pihak dari sebelumnya hanya komoditas beras, maka akan bertambah berupa komoditas buah dan sayur.

“Tentu saja komoditas tersebut berasal dari petani dan UMKM di Provinsi Bali, yang diharapkan akhirnya turut mendongkrak perekonomian masyarakat Bali,” ujarnya.

Melalui kerjasama ini diharapkan pemenuhan kebutuhan Marriott Group akan komoditas pangan semakin terjamin dan lebih mudah. Di sisi lain, kerjasama ini memberikan kepastian pasar bagi Perumda sehingga kegiatan usaha yang dilakukan lebih berkelanjutan.

Perumda Dharma Santhika diakui juga telah dilakukan penandatanganan MoU kerja sama dengan Food Station di Jakarta berupa pengelolaan dan/atau pembangunan zona integrasi. Kerja sama pengolahan beras tersebut diharapkan dapat menghasilkan beras dengan kualitas yang lebih baik.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Tabanan pada 9 Agustus 2022 di mana Asisten II DKI Jakarta menyampaikan beberapa kebutuhan seperti daging babi, buah-buahan, beras, sapi, serta bunga potong. Sebagai tindak lanjutnya, akan dikirimkan undangan dari Pemprov DKI Jakarta untuk penandatanganan PKS pada kesempatan pertama.

Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah Kabupaten Tabanan membuka peluang kerja sama antar daerah seluas-luasnya, dan tidak terbatas pada tingkat kota/kabupaten. Di samping itu, hal ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil High Level Meeting atau Rapat Koordinasi TPID untuk pembentukan BUMD Pangan.

Trisno mengungkapkan, selain penandatanganan antara Marriott Group dengan Perumda Dharma Santhika Tabanan, model kerjasama ini akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama antara UMKM fashion dan perhiasan di Bali dengan masing-masing hotel dari Marriott Group. Hal ini kiranya mampu mempromosikan produk UMKM Bali di etalase hotel kepada tamu hotel tersebut sehingga diharapkan mampu meningkatkan transaksi penjualan UMKM dan pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali, khususnya melalui UMKM.

Selain itu, penandatangan juga dilakukan antara Marriott Group dengan Koperasi LEPP Mina Segara Dana Klungkung untuk memasok komoditas garam kepada jaringan hotel Marriott di Bali. Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan penjualan kelompok tani garam tersebut.

“Termasuk komitmen digitalisasi pembayaran di seluruh hotel dari Marriott Group. Hal ini tentu diharapkan dapat semakin menggenjot pertumbuhan ekonomi Bali, khususnya pada sektor akmamin yang telah mengalami pertumbuhan 8,36 persen pada triwulan II 2022 secara yoy,” ucapnya

Gubernur Bali, Wayan Koster mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Bank Indonesia untuk mempercepat pemulihan ekonomi di Bali. Koster juga menyambut baik komitmen Marriott Group yang telah menggandeng pelaku usaha lokal di Bali untuk pemenuhan kebutuhan bahan makanan. Total hotel yang dimiliki Marriott International sebanyak 24 hotel di Provinsi Bali.

Koster menjelaskan bahwa Bali memiliki banyak komoditas lokal yang berpotensi untuk dikerjasamakan ke depan. Harapannya perjanjian kerja sama ini tidak hanya berhenti sampai pada acara seremoni penandatanganan saja, namun juga ditindaklanjuti hingga tahap transaksi, serta mendorong pelaku usaha hotel, restoran dan kafe lainnya untuk bersama-sama turut menggunakan produk UMKM lokal Bali. (TimSBN)

Mungkin Anda Menyukai